Ketahanan Pangan Dan Swasembada Jagung Pipil, Ini yang Dilakukan Polres Inhu

Personel Polres Inhu bersama Bhabinkamtibmas melakukan pengecekan dan pendampingan program ketahanan pangan jagung pipil sebagai upaya mendukung swasembada pangan di Kabupaten Indragiri Hulu.
Penulis: Ifan Ar Uzan
Senin, 15 Juni 2026 | 11:47:00 WIB

INHU – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digalakkan di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau. Tidak hanya melalui sektor pertanian dan pemerintah daerah, jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) juga mengambil peran aktif dalam mendorong masyarakat memanfaatkan lahan secara produktif demi menjaga ketersediaan pangan yang berkelanjutan.

Melalui pendekatan yang langsung menyentuh masyarakat, Polres Indragiri Hulu bersama jajaran Polsek dan Bhabinkamtibmas melaksanakan sejumlah kegiatan pendampingan dan pengecekan lokasi pertanian yang menjadi bagian dari Program Ketahanan Pangan Nasional, Senin (15/6/2026).

Kapolres Inhu AKBP Eka Ariandy Putra SH, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas Polres Inhu Aiptu Misran, SH menjelaskan bahwa keterlibatan personel di lapangan merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong terwujudnya swasembada pangan di tingkat daerah.

Salah satu kegiatan dilaksanakan di Desa Kelesa, RT 007 RW 001, Kecamatan Seberida. Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Kelesa AIPDA D.A. Daulay, SH melakukan kunjungan dan sambang kepada masyarakat yang mengelola pertanian skala kecil.
Di lokasi tersebut, warga diketahui memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam berbagai komoditas seperti jagung manis, labu, dan kemangi.

Kehadiran Bhabinkamtibmas tidak hanya untuk melakukan pemantauan, tetapi juga memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus mengembangkan pertanian mandiri.

Melalui dialog langsung bersama warga, masyarakat diajak melihat potensi besar yang dimiliki lahan pekarangan apabila dikelola secara optimal. Pemanfaatan lahan produktif dinilai mampu menjadi salah satu solusi menjaga ketersediaan pangan keluarga sekaligus mendukung ketahanan pangan desa.

“Kegiatan sambang dan pendampingan ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat bahwa ketahanan pangan dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga dan desa. Dengan memanfaatkan lahan yang ada, masyarakat dapat ikut menjaga stabilitas pangan secara berkelanjutan,” ujar Aiptu Misran menyampaikan keterangan Kapolres.

Selain pendampingan kepada petani kecil, jajaran Polsek Kelayang juga melaksanakan pengecekan lokasi Program Ketahanan Pangan Jagung Pipil di Desa Teluk Sejuah, Kecamatan Kelayang.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.50 WIB tersebut diikuti oleh Bhabinkamtibmas Desa Teluk Sejuah Brigadir Epi Sepriadi bersama pengelola lahan, Jarno.
Pengecekan dilakukan pada lahan seluas 1,5 hektare yang telah ditetapkan sebagai lokasi program ketahanan pangan berbasis tanaman jagung pipil.

Berdasarkan hasil koordinasi di lapangan, Polsek Kelayang bersama pemerintah desa terus mendukung pelaksanaan program tersebut melalui sinergi dengan petani dan perangkat desa.

Jagung pipil yang ditanam sejak (7/3/ 2026) menunjukkan perkembangan yang baik. Saat dilakukan pengecekan, tinggi tanaman telah mencapai sekitar 1,5 hingga 2 meter dan diperkirakan memasuki masa panen pada 17 Juni 2026.

Keberhasilan pertumbuhan tanaman tersebut menjadi indikator positif bahwa kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan kepolisian mampu menciptakan langkah konkret dalam memperkuat sektor pangan lokal.

Menurut Aiptu Misran, program ketahanan pangan tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga membangun budaya produktif dan kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan.

“Polres Inhu akan terus mendukung program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, termasuk sektor pertanian yang menjadi salah satu fondasi utama ketahanan ekonomi dan ketahanan nasional,” tutupnya.(*) 

Reporter: Ifan Ar Uzan