ROKAN HILIR – Malam puncak Haul ke-80 Syekh Oesman Syahbuddin Al-Kholidi Naqsabandi berlangsung khidmat dan penuh antusiasme masyarakat di Bagansiapiapi, Rokan Hilir, Selasa malam (22/09/2026).
Rangkaian kegiatan diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Ustadz Afrizal, S.Pd. Masyarakat tampak berbondong-bondong menghadiri malam puncak haul sebagai bentuk penghormatan dan mengenang perjalanan dakwah sang ulama.
Dalam sambutannya, Bupati Rokan Hilir H. Bistamam menyampaikan bahwa malam puncak haul menjadi momentum penting setelah terlaksananya berbagai rangkaian kegiatan, termasuk Pawai Akbar Ta’aruf dan Khatam Al-Qur’an. Menurutnya, acara ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat.
“Haul ini menjadi momentum untuk mengenang jasa dan perjuangan para ulama sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Bupati Bistamam.
Malam puncak ini turut dihadiri oleh Asisten I Provinsi Riau Zulkifli Syukur, M.A., M.Si., Wakil Bupati Rokan Hilir Jhony Charles, BBA., MBA., Kasi Log Kasrem 031/Wirabima Kolonel Inf. Achmad Hisom Baihaki, Tuan Guru Ch. Idris, Dandim 0321/Rohil Letkol Inf. M. Ricky P.P.P.A.G.A., S.Hub.Int., M.H.I., Wakil Ketua I DPRD Rohil Maston, serta tokoh masyarakat Dr. Muhammad Maliki, M.K.M.
Asisten I Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat. Ia menilai hal ini sebagai bukti kecintaan yang besar terhadap ulama dan tradisi keagamaan di Bagansiapiapi.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan manaqib (rekam jejak) oleh Ustadz Muhammad Ilham. Ia mengisahkan perjalanan hidup Syekh Oesman Syahbuddin sebagai ulama yang memiliki peran penting dalam dakwah dan pendidikan keagamaan.
Peringatan haul ini juga menandai 80 tahun berdirinya Rumah Suluk Syekh Oesman Syahbuddin (1446–2026) yang menjadi bagian penting dari sejarah keagamaan masyarakat setempat. Suasana malam puncak semakin semarak saat Ustadz Prof. H. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D. (UAS) menyampaikan ceramah agama di hadapan ribuan jamaah.
Apresiasi senada juga datang dari Dr. Muhammad Maliki, M.K.M., selaku tokoh masyarakat Riau. Menurutnya, kehadiran lautan manusia malam ini membuktikan nilai keteladanan ulama masih tertanam kuat.
“Antusiasme masyarakat yang hadir malam ini menjadi bukti bahwa kecintaan terhadap ulama terus hidup. Semoga momentum haul ini dapat memperkuat silaturahmi, persatuan, dan semangat meneruskan kebaikan,” ungkap Maliki.
Rangkaian haul ke-80 ini ditutup dengan doa bersama, menghadirkan suasana religius yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam semangat kebersamaan.